Cari artikel lain

"Semoga artikel berikut dapat memberikan manfaat bagi Anda"
"Banyak cara untuk saling memberi kepada sesama"
"Mari saling berbagi, semoga damai selalu bersama kita. Amiin"

Sabtu, 16 Juli 2011

Khasiat Buah Petai (Pete, Peuteuy)

Si Bau yang Kaya Manfaat
Menyebut namanya saja bagi kebanyakan orang pasti akan bilang gengsi atau tidak suka dengan buah yang satu ini karena aroma dan efek setelah mengkonsumsi saat ke kamar kecil.
Petai, pete (IPA:pətɛ), atau mlanding (Parkia speciosa) merupakan pohon tahunan tropika dari suku polong-polongan (Fabaceae), anak-suku
petai-petaian (Mimosoidae). Tumbuhan ini tersebar luas di Nusantara bagian barat. Bijinya, yang disebut "petai" juga, dikonsumsi ketika masih muda, baik segar maupun direbus.
Pohon petai menahun, tinggi dapat mencapai 20m dan kurang bercabang. Daunnya majemuk, tersusun sejajar. Bunga majemuk, tersusun dalam bongkol (khas Mimosoidae). Bunga muncul biasanya di dekat ujung ranting. Buahnya besar, memanjang, betipe buah polong. Dari satu bongkol dapat ditemukan sampai belasan buah. Dalam satu buah terdapat hingga 20 biji, yang berwarna hijau ketika muda dan terbalut oleh selaput agak tebal berwarna coklat terang. Buah petai akan mengering jika masak dan melepaskan biji-bijinya.
Biji petai, yang berbau khas dan agak mirip dengan jengkol, dikonsumsi segar maupun dijadikan bahan campuran sejumlah menu. Sambal goreng hati tidak lengkap tanpa petai. Sambal petai juga merupakan menu dengan petai.
Biji petai biasanya dijual dengan menyertakan polongnya. Namun demikian, pengemasan modern juga dilakukan dengan mengemasnya dalam plastik atau dalam stirofoam yang dibungkus plastik kedap udara.
Petai atau Pete di masyarakat kita sudah sangat terkenal, khususnya masyarakat kalangan menengah ke bawah, buah petai memang seringkali menjadi menu makanan sehari-hari.
Banyak diantara kita pastinya belum mengetahui kandungan yang terdapat pada petai. Di dalam petai ternyata memiliki kandungan gula alami yaitu Sukrosa, Glukosa dan Fruktosa dengan kombinasi serat. Kombinasi dari zat tersebut ternyata dapat menghasilkan stamina tenaga yang cepat. Menurut penelitian para ahli, mengkonsumsi dua porsi petai dapat menghasilkan tenaga yang cukup besar selama 90 menit, maka tidak heran apabila banyak atlet olahraga dan pekerja keras menjadikan petai menu favorit mereka.
Ternyata buah petai yang selama ini kerap kali dihina karena aromanya memiliki khasiat penting dalam membantu menyembuhkan berbagai macam penyakit seperti menghilangkan Depresi, PMS (premenstrual syndrome), menyembuhkan Anemia, Tekanan darah tinggi, Luka lambung, Kegemukan, Sembelit, Stroke dan lainnya.
Cara penyembuhannya yaitu:
Depresi
Bagi mereka yang mengalami depresi dapat mencoba mengkonsumsi petai, sebab dalam kandungan petai terdapat Tryptophan, yaitu zat sejenis protein yang diubah tubuh menjadi Serotonin. Nah zat inilah yang membuat seseorang yang mengalami depresi dapat merasa lebih tenang, memperbaiki mood dan secara umum membuat seseorang lebih bahagia.
PMS (premenstrual syndrome)
Nah bagi para wanita yang sering mengalami PMS (Premenstrual Syndrome) saat datang bulan tidak perlu khawatir dengan meminum pil atau apapun, cukup dengan makan pete maka masalah terselesaikan. Vitamin B6 yang terdapat pada petai mengatur kadar gula darah, yang dapat membantu mood.
Anemia
Untuk penderita Anemia (Kurang sel darah merah), petai memiliki kandungan zat besi yang tinggi, maka dapat membantu menstimulasi produksi sel darah merah dan membantu apabila terjadi anemia.
Tekanan darah tinggi
Bagi mereka yang memiliki Tekanan darah tinggi (hipertensi) dan penderita Stroke, kandungan Kalium yang tinggi pada petai dan rendah garam dapat membantu mengobati tekanan darah.
Begitu tingginya zat yang terdapat di dalam petai, sehingga FDA Amerika mengizinkan perkebunan pete untuk melakukan klaim resmi mengenai kemampuan buah ini untuk menurunkan resiko tekanan darah dan stroke.
Sembelit
Kandungan serat yang tinggi pada petai membuat seseorang yang mengalami gangguan pencernaan dapat kembali normal tanpa harus ke laksativ.
Untuk saraf
Kandungan Vitamin V yang sangat besar pada petai dapat membantu menenangkan sistem saraf.
Kegemukan
Berdasarkan penelitian dari Institute of Psychology Austria yang menyatakan bahwa  tekanan pada saat kerja menyebabkan orang sering meraih makanan yang menenangkan seperti coklat dan keripik. Dengan melihat kepada 5.000 pasien di rumah sakit, peneliti menemukan bahwa kebanyakan orang menjadi gemuk karena tekanan kerja yang tinggi.
Laporan menyimpulkan bahwa, untuk menghindari nafsu memakan makanan karena panik, kita butuh mengendalikan kadar gula dalam darah dengan ngemil makanan tinggi karbohidrat setiap dua jam untuk mempertahankan kadarnya tetap. Maka mengkonsumsi petai adalah solusi yang terbaik.
Luka lambung
Penderita luka lambung dapat mengkonsumsi petai untuk membantu merawat sistem pencernaannya. Hal ini disebabkan textur petai yang lembut dan halus.
Petai merupakan satu-satunya buah mentah yang dapat dimakan tanpa menyebabkan stress dalam beberapa kasus yang parah. Selain itu, petai dapat menetralkan asam lambung dan mengurangi iritasi dengan melapisi permukaan dalam lambung.
Stress
Stress merupakan penyakit yang banyak ditemui pada saat sekarang ini, aktifitas sehari-hari yang padat dengan tuntutan waktu kerja yang sempit membuat banyak masyarakat mengalami penyakit strees. Kalium dalam petai adalah mineral penting, yang membantu untuk menormalkan detak jantung, mengirim oksigen ke otak dan mengatur keseimbangan cairan tubuh. Jadi pada saat seseorang mengalami stress kecepatan metabolisme kita akan meningkat, sehingga akan  mengurangi kadar kalium dalam tubuh. Hal ini bisa diatasi  dengan cara makan petai yang tinggi kalium.
Stroke
Berdasarkan hasil riset yang ditulis di “The New England Journal of Medicine,” makan pete sebagai bagian dari makanan sehari-hari akan menurunkan resiko kematian karena stroke sampai 40%.
Manfaat Petai Lainnya 
Sumber Energi Dibanding apel, petai memiliki protein empat kali lebih banyak, karbohidrat dua kali lebih banyak, tiga kali lipat fosfor, lima kali lipat vitamin A dan zat besi, dan dua kali lipat jumlah vitamin dan mineral lainnya. Petai merupakan sumber energi yang baik, yaitu 142 kkal per 100 g biji. Petai mengandung tiga macam gula alami, yaitu sukrosa, fruktosa, dan glukosa yang dikombinasikan dengan serat. Kombinasi tersebut mampu memberikan dorongan tenaga instan, tetapi cukup lama dan cukup besar efeknya.
Kandungan fosfor pada petai juga cukup baik, yaitu 115 mg per 100 g biji. Fosfor merupakan mineral kedua terbanyak setelah kalsium. Kurang lebih satu persen berat tubuh kita terdiri dari fosfor. DNA dan RNA di dalam tubuh kita terdiri dari fosfor dalam bentuk fosfat, demikian juga membran sel yang membantu menjaga permeabilitas sel. Sebagian besar fosfor diserap tubuh dalam ben­tuk anorganik, khususnya di bagian atas duodenum hingga 70 persen. Petai juga mengandung vitamin C yang cukup tinggi, yaitu 46 mg per 100 g biji. Vitamin C sangat penting perannya dalam proses hidroksilasi asam amino prolin clan lisin, menjadi hidroksiprolin clan hidroksilisin. Perannya adalah dalam proses penyem­buhan luka serta daya tahan tubuh melawan infeksi dan stres. Rata-rata kebutuhan tubuh akan vitamin C adalah 75 mg per hari pada wanita dan 90 mg per hari. pada pria dewasa.
Kandungan vitamin A pada petai juga cukup baik, yaitu 200 IU per 100 g. Vitamin A berperan menjaga agar kornea mata selalu sehat. Mata yang normal biasanya mengeluarkan mukus, yaitu cairan lemak kental yang dikeluarkan sel epitel mukosa, sehingga membantu mencegah terjadinya infeksi. Namun, bila kekurangan vitamin A, sel epitel akan mengeluarkan keratin, yaitu protein yang tidak larut dalam air dan mukus.
Kendurkan Saraf & Hilangkan Depresi Apakah Anda sering merasa bad ini the mood? Itu tandanya bahwa Anda kekurangan gizi. Mood dikendalikan oleh sistem kerja otak. Kemampuan kerja otak dipengaruhi oleh masukan zat gizi yang diperlukan. Aneka zat gizi itu harus dipasok secara berimbang dari makanan dan minuman yang kita konsumsi sehari-hari. Salah satu zat gizi yang berperan memperbaiki mood adalah triptofan (suatu asam amino esensial).
OBAT HATI DAN GINJAL Radikal bebas mudah sekali ditemukan pada berbagai produk pangan, terutama pada produk yang digoreng atau dibakar. Hidrogen peroksida; super­oxidee anion, dan hidroksil, merupakan contoh-contoh radikal bebas. Molekul tersebut sangat tidak stabil, sangat reaktif, dan merusak jaringan. Radikal bebas akan menjadi tidak berdaya bila berhadapan dengan antioksidan.
Turunkan Risiko Kematian Akibat Stroke Petai juga mempunyai manfaat lain yang luar biasa. Jika mengalami PMS (pre­menstrual syndrome), yaitu sindroma menjelang datangnya menstruasi, seseorang tidak perlu minum tablet apa pun, cukup atasi dengan makan petai. Vitamin B6 yang dikandung petai dapat mengatur kadar gula darah, sehingga akan membangkitkan mood dengan kandungan zat besi yang cukup tinggi (1,2 mg/ 100 g), petai juga dapat menstimulasi produksi sel darah merah dan membantu apabila terjadi anemia.
PENJAGA SALURAN PENCERNAAN Kandungan serat dietary fibers yang tinggi membuat petal sangat balk untuk saluran pencernaan. Petal digunakan sebagai makanan untuk merawat pencernaan kare­na teksturnya yang lembut dan halus. Buah ini juga mampu menetralkan asam lambung dan mengurangi iritasi dengan melapisi permukaan dalam lambung. Petai memiliki efek antasid pada tubuh, sehingga bila dada Anda terasa panas akibat kebanyakan makan, cobalah makan petal untuk mengurangi sakitnya. Petai juga sangat baik untuk menjaga suhu tubuh. Banyak budaya lain yang melihat petai sebagai buah "dingin" yang mampu menurunkan suhu tubuh dan emosi ibu yang menanti kelahiran anaknya. . Petai akan membantu menenangkan perut dan dengan bantuan madu bakal meningkatkan kadar gula darah yang telah turun. Sementara susu akan menenangkan dan kembali memperbaiki kadar cairan dalam tubuh.
Nah sekarang diketahui bagaimana bermanfaatnya buah petai, buah yang sering mendapatkan ejekan karena bau yang ditimbulkan dari memakan petai ternyata hanya hal kecil dibandingkan dengan manfaat yang bisa kita dapatkan dari mengkonsumsi petai.
Karbohidrat pada petai ternyata juga lebih besar dibandingkan dengan buah apel. Petai memiliki protein empat kali banyak, dan karbohidrat dua kali lebih banyak serta tiga kali lipat fosfor, lima kali lipat Vitamin A dan zat besi, dan dua kali lipat jumlah vitamin dan mineral lainnya. Kalium yang tinggi pada petai menjadikan petai makanan terbaik.
Sudah saatnya petai menjadi menu favorit kita sekarang ini mengubah kata-kata yang sudah terkenal mengenai apel itu menjadi: “A Petai a day keeps the doctor away
(makan pete tiap hari akan menjauhkan anda dari dokter).
Petai
Polong petai, sebagian dibuka untuk memperlihatkan bijinya
Polong petai, sebagian dibuka untuk memperlihatkan bijinya
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan: Plantae
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Magnoliopsida
Ordo: Fabales
Famili: Fabaceae
Upafamili: Mimosoideae
Genus: Parkia
Spesies: P. speciosa
Nama binomial
Parkia speciosa
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Foto Saya

Baik Hati, Tidak Sombong, Berbakti pada Ibu/Bapak, Hormat pada Sesama, Suka Menolong, Rajin Menabung, dan Enteng Jodoh....Heeeee....