Anggrek banyak dikenal sebagai tanaman hias sangat populer yang dimanfaatkan bunganya. Suku anggrek-anggrekan atau Orchidaceae merupakan satu suku tumbuhan berbunga
dengan anggota jenis terbanyak. Jenis-jenisnya tersebar luas dari
daerah tropika basah hingga wilayah sirkumpolar, meskipun sebagian besar
anggotanya ditemukan di daerah tropika. Kebanyakan anggota suku ini
hidup sebagai epifit,
terutama yang berasal dari daerah tropika. Anggrek di daerah beriklim
sedang biasanya hidup di tanah dan membentuk umbi sebagai cara
beradaptasi terhadap musim dingin.
Organ-organnya yang cenderung tebal dan "berdaging" (sukulen)
membuatnya tahan menghadapi tekanan ketersediaan air. Anggrek epifit
dapat hidup dari embun dan udara lembap.
Cari di Blog Ini
Senin, 02 April 2012
Rabu, 28 Maret 2012
Khasiat Leunca
Deskripsi
Leunca/Renti (Solanum nigrum) merupakan
spesies dari genus Solanum, berasal dari Eurasia yang disebarkan ke
Amerika, Australasia, Afrika Selatan, dan Indonesia.
Tumbuh liar, dan merupakan tumbuhan semusim, tinggi 30-175 cm, bercabang banyak.
Daunnya berseling, berkelompok, bentuk bulat telur, ujung dan pangkal
meruncing, tepi berombak sampai rata. Bunga majemuk malai, jumlahnya 2-10
kuntum, warna putih atau lembayung. Buahnya buni, bulat, diameter 0,8-1 cm, terdapat
dalam tandan, warna hijau, bila masak menjadi ungu kehitaman atau hitam,
berkilap, berisi banyak biji. Rasanya renyah dan agak langu. Leunca
adalah suatu jenis tanaman yang dapat menyembuhkan
berbagai macam penyakit. Umumnya leunca dipakai untuk masakan-masakan khususnya
masakan sunda atau Jawa Barat. Nama
daerah: Rampi; Ranti; Piit; Boose; Bobase.
Label:
Khasiat Tumbuhan
,
Manfaat Buah-Buahan
,
Manfaat dan Bahaya Makanan
,
Manfaat Tumbuhan
,
Obat Tradisional
,
Obat-Obatan Alami
Senin, 26 Maret 2012
Khasiat Daun Sukun
Deskripsi
Sukun adalah nama sejenis pohon dan buahnya sekali. Buah sukun tidak berbiji dan memiliki bagian yang empuk, yang mirip roti setelah dimasak atau digoreng. Karena itu, orang-orang Eropa mengenalnya sebagai "buah roti" (Ingg.: breadfruit; Bld.: broodvrucht, dll.).
Sukun sesungguhnya adalah kultivar yang terseleksi sehingga tak berbiji. Kata "sukun" dalam bahasa Jawa berarti "tanpa biji" dan dipakai untuk kultivar tanpa biji pada jenis buah lainnya, seperti jambu klutuk dan durian. "Moyangnya" yang berbiji (dan karenanya dianggap setengah liar) dikenal sebagai timbul, kulur (bahasa Sunda), atau kluwih
(bahasa Jawa). Di daerah Pasifik, kulur dan sukun menjadi sumber
karbohidrat penting. Di sana dikenal dengan berbagai nama, seperti kuru, ulu, atau uru. Nama ilmiahnya adalah Artocarpus altilis.
Label:
Manfaat Buah-Buahan
,
Obat Tradisional
,
Obat-Obatan Alami
Langganan:
Postingan
(
Atom
)


